5 September 2026
WhatsApp Image 2026-08-05 at 08.28.55

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Melalui Dinas Perikanan dan BPJS Ketenagakerjaan membuktikan komitmen nyatanya dalam melindungi para pekerja Pelaku Usaha Perikanan Sebanyak 1.000 nelayan kecil di wilayah tersebut resmi mendapatkan perlindungan jaminan sosial melalui sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Acara ini diresmikan langsung oleh Bupati Tanjabbar, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag dalam momentum pencanangan Bulan Serengkuh Dayung Serentak ke Tujuan Tahun 2026. Acara meriah yang dipusatkan pada Sabtu (1/8/2026) ini sekaligus merangkai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Pemukulan gong oleh Bupati Anwar Sadat menandai dimulainya rangkaian acara yang turut dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kepala OPD terkait. Dalam kesempatan yang sama, pemerintah menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan nelayan.
Kepala Dinas Perikanan Hapriansyah, S.St.Pi ,MM , menegaskan bahwa profesi nelayan merupakan tingkat kerawanan yang tinggi dengan Aktivitas di laut Lepas dan cuaca yang sulit diprediksi menuntut adanya jaring pengaman bagi para pekerja sektor informal ini.
“Kepala Dinas Perikanan pun berterima kasih untuk BPJS Ketenagakerjaan atas Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan kecil merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah. Melalui program ini, nelayan mendapatkan kepastian jaminan apabila menghadapi risiko kerja tinggi, mulai dari kecelakaan kerja hingga risiko meninggal dunia,”
dan tak luput pula Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, Hendra Elvian hadir langsung,serta mengapresiasi kolaborasi erat yang terjalin bersama Pemkab Tanjabbar. Pihaknya optimistis perluasan cakupan perlindungan ini mampu menekan dampak risiko ekonomi bagi keluarga pekerja.
“Kolaborasi nyata ini memastikan masyarakat pekerja sektor informal mendapatkan hak perlindungan sosialnya. Kami berharap semakin banyak pekerja rentan yang terlindungi, sehingga risiko ekonomi akibat kecelakaan kerja maupun kematian bisa diminimalisasi secara optimal,” pungkas Hendra.
Melalui program jemput bola ini, Pemkab Tanjabbar bersama BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya menghadirkan rasa aman saat melaut, tetapi juga mengakselerasi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan di Bumi Serengkuh Dayung Serentak ke Tujuan. (.0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *